The Other Side of Things - Ahn Kyuchul [Book Review]


Pernahkah kalian membaca buku yang konsepnya art book? Jujur ini pengalaman pertama aku. Jadi awal tahun 2022 yang lalu aku diberikan kesempatan untuk membaca advanced reader copy dari buku berjudul The Other Side of Things.

Buku ini hype karena pernah dibaca dan dishare oleh RM (Kim Namjoon) leader dari BTS. Tentu saja saat buku ini dishare oleh RM, langsung aku masukkan dalam list #whatbtsreads. Ditambah lagi sesudah setelah RM membagikan screenshot buku ini di akun weverse miliknya, buku ini langsung laku keras!! (Bisa cek di link ini untuk berita lengkapnya). Tapi memang kekuatan pengaruh yang luar biasa, saat membacanya, ini merupakan pengalaman baru buat aku yang selama ini belum pernah menyentuh dan membaca literasi seni sebelumnya selain katalog pameran.


Tentang Buku Ini

The Other Side of Things merupakan art literature dari Korea Selatan, yang ditulis oleh seorang seniman / pelukis terkenal bernama Ahn Kyuchul dan dibawa ke Indonesia oleh penerbit Shira Media. Ahn Kyuchul adalah seorang perupa sekaligus akademisi di Korea Selatan yang dikenal sebagai seniman kontemporer.

Sejak bulan Maret 2022, Penerbit Shira Media menjual buku ini dengan format PO. Ada dua jenis PO yang ditawarkan. Isinya pun menarik banget. Yang kudapat adalah yang paket Side Box yang isinya adalah buku, tanda tangan digital dan pesan dari pengarangnya, book mark, notebook kecil, pensil kayu, side calendar dan satu buku random dimana aku dapat buku berjudul "Paradise". Semua paketan ini dikemas dalam sebuah amplop berbentuk buku gitu, unik.

Mungkin ada yang bertanya-tanya buku art ini isinya seperti apa. Buatku isi buku ini mirip buku self-help dari sudut pandang karya seni. Didalamnya ada sketsa gambar penulisnya dan juga buah pikiran penulis yang tertuang dalam bentuk tulisan dan mendukung sketsa karya seni yang dibuatnya.

Menariknya, pada buku ini si penulis menganalogikan hal-hal yang kita lihat sehari-hari. Dari sebuah pensil, penghapus, bahkan lukisan keluarga, banyak filosofi menarik yang diceritakan penulis dan dijadikan pembelajaran. Memang tidak semua yang tertulis ini adalah pengalaman pribadinya, banyak juga dari orang-orang sekitarnya. Singkatnya, buku ini merupakan buku art rasa self-help.

Oke sekarang aku ada sedikit ingin membagikan apa yang aku sukai dan tidak aku sukai dari buku ini serta berapa ratingnya.


Yang Disukai dan Tidak Disukai

  • Mungkin bisa dibilang bias, tapi aku enjoy dengan buku ini karena ini buku art pertama yang aku baca dan unik. Melihat konsep yang setiap babnya terdapat sketsa dan ulasan, ini beneran pengalaman baca yang berbeda. Dan yang bikin amaze dari hal-hal keseharian itu bisa ditarik makna filosofisnya juga.
  • Konsep buku yang monochrome ini seru juga. Dari cover hingga isi yang bernuansa satu warna saja seperti membaca tulisan orang yang ditulis dengan pensil itu enak dilihat dan dibaca. Kayaknya teduh dan isinya juga seteduh konsep tulisannya. Nuansa covernya juga terlihat hangat. Kalau lihat konsep amplop buku dan sketsanya juga menarik banget. Dari dulu aku sendiri pengen punya cita-cita membuat amplop buku seperti ini. Bisa jadi cara membuat buku tidak mudah kotor tanpa dimasukkan dalam plastik.
  • Buat aku ini seperti membaca diary si penulis yang tidak menggurui tapi seperti mengayomi pembacanya. Terasa sekali nuansa wise dari tulisan-tulisan penulis. Memang tidak semua prinsip penulis cocok denganku bahkan masih ada dibeberapa tempat yang aku masih kurang paham filosofinya. Tapi secara keselurahan, enjoy bacanya.
  • Buku ini dapat dibaca sekali duduk dan dilain sisi bisa dibaca terpisah juga setiap babnya. Jadi seru juga kalau bisa dibaca harian semacam buku renungan perjalanan hidup secara harian gitu. Ditambah lagi penerjemahan dari penerbit Shira Media enak dibaca dan diikuti.
  • Ada satu hal yang aku tidak sukai yaitu tulisannya cukup kecil-kecil untukku, ehehe. Entah kenapa aku sekarang mudah terindimidasi dengan buku tebal dan buku dengan tulisan kecil-kecil (rapat apalagi), jadi ngerasanya kayak bacanya lama. Selain itu seperti yang tertulis di nomor 3, ada beberapa hal filosofis yang tidak sesuai dengan prinsipku atau opiniku. Tapi sedikit kok ehehehe.

Bagian-bagian Favorit [header]

Beberapa bagian dan quote favorit dari isi buku ini:

Bagian favorit pertama ku dan yang paling terngiang-ngiang adalah bab singkat yang berjudul "Dua Dinding". Singkat spoilernya, bagian ini menunjukkan sketsa dari dua dinding yang dibangun oleh dua orang yang berbeda. Dalam ulasannya, ini bermaksud memberi tahu bahwa ada dua dinding yang dibangun oleh dua orang berbeda, namun dalam membangun dinding ini mereka saling mengambil bata dari tembok  ini dibangun oleh kedua orang ini dengan mengambil salah satu bata dari pihak lain. Aku nggak ingin mengulas ini lebih dalam tapi dari bagian ini, aku jadi melihat dari kedua sisi, sisi baik dan sisi buruk dari yang dilakukan kedua pembuat dinding ini.

Ada satu quote yang aku paling sukai dari buku ini. Seperti ini:

Meskipun demikian, sekarang kami harus memulai balapan yang baru lagi. Selama itu, meskipun kalah berkali-kali, tidak ada kata pensiun. Aku tidak boleh menyerah dalam balapan ini. Akan kusimpan pengalaman kekalahan yang pahit ini di hati, dan kali ini aku pasti akan menang.



Kesimpulan

Secara garis besar, buku ini cocok dibaca siapa saja. Tapi jika ingin dispesifikan, untuk kamu yang sudah pernah membaca buku self-help ringan ala penulis Korea Selatan sebelumnya dan suka dengan konsep art atau sketsa realis, mungkin akan cocok dengan buku ini. Apalagi untuk kamu-kamu ARMY BTS, buku ini cocok banget dibaca oleh kalian dan relate sekali untuk semua kalangan usia dari usia 20an hingga sudah emak-emak atau yang berkeluarga sepertiku.

Tapi bagi kamu-kamu yang belum pernah baca sama sekali dan pengen cob abaca buku ini , bisa banget kok karena pemilihan bahasanya tidak “berat” dan juga seperti yang tertulis diatas, buku ini bisa dibaca pelan-pelan sesuai ritmenya masing-masing pembaca. Bagi yang ingin membeli buku ini, bisa langsung cek aja di marketplace-marketplace kesayangan dan langsung check-out.

Kalau masih kurang yakin, coba deh cek obrolan aku dengan kak Sharon bareng penerbit Shira. Dijamin nggak nyesel deh beli buku yang satu ini.


Untuk kalian yang sudah beli dan baca buku ini, boleh dong share pengalaman membaca kalian. Drop link review kalian di kolom komentar ya (link review boleh dari platform apapun).

Selamat membaca!!!


Regards,

Sandrine JB

You Might Also Like

0 comments