29.5.15

Mei 29, 2015

[Review] Rumah Cokelat



Judul: Rumah Cokelat
Penulis: Sitta Karina
Penerbit: Buah Hati
Tahun Terbit: Maret 2012 [Cetakan Ketiga]
Tebal Buku: 226 Halaman
ISBN: 6028663743 (ISBN13: 9786028663748)
Rating SanWa: 4 of 5
Tanggal Mulai: 25 Mei 2015
Tanggal Selesai: 28 Mei 2015



"Razsya sayang Mbak Upik..." Tiba-tiba seuntai suara halus mengusik momen tersebut.




Rumah cokelat adalah salah satu buku Sitta Karina yang sejak tanggal terbit pertama kalinya saya lewatkan. Mengapa? Karena saat itu saya masih doyan baca buku bagi wanita yang belum menikah dan penuh romantika. Namun ketika Senin yang lalu saya sedang berjalan-jalan di toko buku, saya tergelitik melahap buku Fiksi yang masuk genre momlit kependekan dari mom literature yang mengisahkan kelumit wanita-wanita muda dalam kehidupan rumah tangganya.





Rumah Cokelat sendiri mengisahkan bagaimana seorang ibu muda dengan karier gemilang diperhadapkan dengan hebohnya kehadiran si buah hati yang menginjak usia batita. Dikisahkan seorang ibu muda bernama Hannah Andhito istri dari seorang pria tampan dan sosok suami ideal bernama Wigra Andhito yang memiliki anak bernama Razsya. Hannah merupakan gimmick dari tipikal ibu-ibu muda jaman sekarang ini yang bekerja di kerasnya kota metropolitan seraya mengurus keluarga barunya. "Jadi ibu muda bekerja di Jakarta tidak mudah!"




"... Semakin lama aku manfaatin me-time, semakin akrab Razsya dengan Upik. To be honest, that newfound fact is tearing me inside."




Cerita ini diawali dengan kenyataan pahit bahwa suatu kali Razsya bergumam didalam mimpinya bahwa ia menyayangi Mbak Upik, pengasuhnya selama Hannah, sang ibu, bekerja. Kontan ini merupakan mimpi buruk bagi Hannah. Ia mengalami dilema antara karirnya, passion-nya, dan keluarga kecilnya ini. Kenyataan pahit ini diperparah dengan kerinduannya untuk "bersenang-senang" seperti masa lalunya, saat-saat ia masih melajang.




"Aku nggak ingin Razsya mengenal kita hanya sebagai orang yang ngasih makan dan ngebeliin mainan saja, Wigra. Aku ingin Razsya tahu bahwa kita juga ada disitu karena sayang sama dia, karena ingin bermain bersama dia."




Namun rupa-rupanya, dilematis ibu muda ini tidak hanya sebatas itu. Makin hari ia makin merasakan banyak goncangan dalam keluarganya, dimulai dari ibunya sendiri, pikiran-pikirannya yang makin penat, hingga sahabatnya sendiri. Ia merasa harus memutuskan apakah ia memilih untuk memenangkan dirinya sendiri ataukah memenangkan keluarganya. Jadi apakah keputusan Hannah? Langsung baca aja ya... :)





Sesudah membaca buku ini, terus terang saya jatuh cinta. Mengapa? Karena saya sebagai calon ibu muda saat ini punya dilema yang sama seperti Hannah. Banyak pelajaran yang bisa saya ambil untuk membina rumah tangga saya sendiri dari peristiwa yang dialami keluarga Hannah. Saya menyadari setiap orang memiliki jalanya sendiri dalam membina rumah tangga. Tapi belajar dari kisah orang lain walaupun itu fiktif akan dapat menjadi jalan untuk introspeksi diri dan keluarga.

Selain itu saya selalu jatuh cinta terhadap buku-buku karangan Sitta Karina. Sebut saja Lukisan Hujan dan serial Hanafiah lainnya yang sukses mencuri hati saya sejak saya masih duduk di bangku SMA. Bayangkan, hampir 10 tahun berlalu namun gaya cerita Sitta Karina selalu pas dalam pandangan saya.

Terlepas dari keprofesionalan Sitta Karina menulis, saya sangat merekomendasikan buku ini untuk dinikmati terkhususnya bagi ibu ataupun calon ibu muda terutama yang sedang mengalami balada rumitnya mengarungi rumah tangga baru. Selamat membaca!!

Regards,








NB: Review ini juga disubmit untuk Lucky No.15 Reading Challenge.

13.5.15

Mei 13, 2015

Lucky No. 15 Reading Challenge

Hari ini saya menyanggupi satu reading challenge yang sekaligus bisa memenuhi challenge dari Goodreads. Sekali lagi challenge ini dipelopori oleh mba Astrid dengan blognya bernama Books to Share. Sebenarnya periode challenge ini sudah dimulai sejak Januari 2015 dan akan berakhir pada Januari 2016. Sesudah bertanya dengan si empunya challenge, walaupun sudah dipertengahan tahun seperti ini, saya tetap bisa ikut yang penting membaca 15 buku dalam satu tahun itu terpenuhi.






Tidak hanya itu, 15 buku yang dibaca merupakan buku pilihan dari kategori yang sudah diberikan oleh mba Astrid. Berikut ke-15 list buku tersebut langsung dikutip dari sumbernya (tanpa diterjemahkan terlebih dahulu).


  1. Chunky Brick: Grab that book with more than 500 pages that you’d always been afraid to tackle. You know you can do it!
  2. Something New: RUMAH COKELAT Just purchased a book lately? Don’t let it buried in your stacks, read it now!
  3. Something Borrowed: Read a book that you borrowed from someone else. Don’t make the owner waiting forever for you to finish it. (Books borrowed from friends, libraries, or even rental places, are allowed)
  4. It’s Been There Forever: Dig your TBR pile and read a book that has been there more than a year. It’s time for you to appreciate it :)
  5. Freebies Time: What’s the LAST free book you’ve got? Whether it’s from giveaway, a birthday gift or a surprise from someone special, don’t hold back any longer. Open the book and start reading it now :D
  6. Bargain All The Way: Ever buying a book because it’s so cheap you don’t really care about the content? Now it’s time to open the book and find out whether it’s really worth your cents.
  7. Favorite Color: Pick a book from your shelf which has your favorite color for its cover! Is it pink, red or black? You decide.
  8. First Initial: Read a book that has been written by an author whose first initial is the same with you (Example: My name is Astrid, and I can read anything written by Agatha Christie, Aesop, Arthur Conan Doyle, etc)
  9. Super Series: Read one (or more!) books that belong in a series, it can be trilogy, or tetralogy, or anything.
  10. Opposites Attract: Read a book that’s been written by a writer whose gender is different from your own.
  11. Randomly Picked: Ask someone else (a friend, your spouse, even your kids!) to randomly pick a book from your TBR pile. Don’t complain whatever they choose for you, just read it :)
  12. Cover Lust: Grab a book from your shelf that you bought because you fell in love with the cover. Is the content as good as the cover?
  13. Who Are You Again?: You’ve never read a book from this author, maybe you haven’t even heard his/her name before. But who knows? Maybe he/she will become your new favorite author!
  14. One Word Only!: Read a book that only has one word for its title (number is allowed as long as it’s only consisted of one word, e.g: 1, 2, 11).
  15. Dream Destination: Read a book that has setting in a place you’ve never visited before – but would like to if you have a chance. Could be real places or even fictional!



Eh tapi ga hanya baca aja lowh, ada beberapa aturan yang harus dipenuhi. Berikut aturan-aturannya:

  1. Harus membaca (melalui media apapun) dan mereview 15 buku minimum berdasarkan kategori-kategori diatas. Intinya per kategori minimum satu buku.
  2. Master post tantangan ini harus dibuat di blog / goodreads / FB notes masing-masing peserta lalu linknya di submit melalui Mister Linky yang ada di blog nya mba Astrid. 
  3. Setiap review pun harus disubmit lewat Mister Linky di blognya mba Astrid dan disesuaikan dengan kategorinya masing-masing. Linknya akan terus di buka selama periode tantangan berlangsung.
  4. Saat akhir tantangan nanti harus buat wrap-up post dan disubmit ke Mister Linky yang ada di blognya mba Astrid. Link ini akan dibuka hingga tanggal 31 Januari 2016.



Postingan ini sekaligus menjadi master post milik saya, jadi setiap buku yang telah saya baca dan saya review akan saya update di masing-masing kategori diatas.

Kira-kira begitu isi tantangannya. Ada yang berminat juga? Yuk ikut dan daftarkan master post Lucky No. 15 Reading Challenge disini.


Regards,




Mei 13, 2015

Wishful Wednesday #1

Sejak membuat blog khusus buku, ini pertama kalinya saya ikut tantangan-tantangan yang berkaitan dengan buku. Saya memberanikan diri ikut Wishful Wednesday yang dipelopori oleh mbak Astrid. Tapi sebelum masuk ke wishlist, saya ingin mengucapkan, Happy Wednesday and HAPPY LONG WEEKEND!!!





Nah diliburan kali ini sebenarnya tidak akan saya habiskan dengan membaca. Tapi ada beberapa buku yang sebenarnya masuk ke kategori buku lama yang ingin saya miliki dan saya baca. Apa sajakah itu?

1. Lukisan Hujan by Sitta Karina
Ini kategori buku lama yang saya palinggggg suka. Memang bukan buku pertama yang membuat saya jatuh cinta dengan dunia buku, tapi pengarang pertama yang menjadi idola saya. Buku yang dikeluarkan Sitta Karina pertama inilah yang membuat saya tergila-gila (dulu) dengan seluruh sosok keluarga Hanafiah. Tapi saat remake bukunya keluar kemarin, saya belum memiliki bukunya hingga saat ini fan yang diragukan. Saya penasaran dengan edit disana-sini apakah se-greget dulu dimata saya loh ya atau malahan lebih greget lagi.



Amor es mentira. Cinta itu bohong.

Berantakan sudah hidup Diaz Hanafiah, cowok dingin berdarah Indonesia-Meksiko. Setelah selama ini dirinya merasa tidak nyaman berada di antara para sepupu yang kaya, berada, dan bagian dari socialite Jakarta, ternyata pacarnya yang cantik, Anggia, juga mengkhianatinya.

Lalu datang Sisy. Mungil, cantik, dan masih duduk di bangku SMA.

Seperti siraman air dingin yang menyejukkan sekaligus mengejutkan, Diaz terpesona dengan kepolosan—dan ketulusan—teman barunya, dan pada saat bersamaan menyadari: mungkin ia tidak setulus itu. Mungkin ia memiliki agenda lain.

Mungkin bersama Sisy, ia jadi mampu bersikap lebih hangat kepada wanita. Kekurangan yang selama ini melekat pada dirinya—dan selalu Anggia keluhkan.



2.   Semantic Web for the Working Ontologist: Effective Modeling in RDFS and OWLby Dean Allemang, Jim Hendler 
Saya sendiri tidak percaya bahwa buku ini masuk daftar wishlist saya, hwahahahaha. Ini beneran, saya lagi mencari dan membutuhkan buku ini demi kebutuhan thesis saya, thesis ohhh thesis. Memang belum disetujui dosen pembimbing siyh tapi kok kayaknya emang DP saya ini tertarik ke tema dalam buku ini. Kalau ditanya itu apa, saya juga bingung jawabnya. Ini baru mau mengerti kalau bukunya udah ada ngeles padahal ada mbah goole* :D :D.



The promise of the Semantic Web to provide a universal medium to exchange data information and knowledge has been well publicized. There are many sources too for basic information on the extensions to the WWW that permit content to be expressed in natural language yet used by software agents to easily find, share and integrate information. Until now individuals engaged in creating ontologies-- formal descriptions of the concepts, terms, and relationships within a given knowledge domain-- have had no sources beyond the technical standards documents.
Semantic Web for the Working Ontologist transforms this information into the practical knowledge that programmers and subject domain experts need. Authors Allemang and Hendler begin with solutions to the basic problems, but don t stop there: they demonstrate how to develop your own solutions to problems of increasing complexity and ensure that your skills will keep pace with the continued evolution of the Semantic Web.
Provides practical information for all programmers and subject matter experts engaged in modeling data to fit the requirements of the Semantic Web.
De-emphasizes algorithms and proofs, focusing instead on real-world problems, creative solutions, and highly illustrative examples.
Presents detailed, ready-to-apply recipes for use in many specific situations.
Shows how to create new recipes from RDF, RDFS, and OWL constructs."




Mudah-mudahan dalam waktu dekat ini, kedua buku ini bisa berhasil berada ditangan. Minimal dalam gadget lah, hehehehe. Dan bagi yang ingin ikutan wishful wednesday ini bisa ikutin langkah-langkahnya dibawah ini:


  • Silakan follow blog Books To Share – atau tambahkan di blogroll/link blogmu =)
  • Buat posting mengenai buku-buku (boleh lebih dari 1) atau segala hal yang berhubungan dengan kebutuhan bookish kalian, yang jadi inceran kalian minggu ini, mulai dari yang bakal segera dibeli, sampai yang paling mustahil dan hanya sebatas mimpi. Oya, sertakan juga alasan kenapa buku/benda itu masuk dalam wishlist kalian ya!
  • Tinggalkan link postingan Wishful Wednesday kalian di Mr. Linky (klik saja tombol Mr. Linky di bagian bawah post yang ada di postingan dari mba Astrid ini). Kalau mau, silakan tambahkan button Wishful Wednesday di posting kalian.
  • Mari saling berkunjung ke sesama blogger yang sudah ikut share wishlistnya di hari Rabu =)



Regards,

About

authorHello, my name is Sandrine. I'm a working mom who loves to read and wander.
Learn More →



Total Tayangan Halaman